Asa yang terburai
Bag 3
oleh: Mahfudin Arsyad
Perjalanan
menuju rumah nenek di Jatibarang, tepatnya daerah Tenajar Lor, sudah makin
dekat. Hari mulai gelap. Azan maghrib berkumandang. Kuhentikan motor Harleyku di halaman sebuah masjid yang berada di daerah Widasari Pasar Jatibarang. Kuhampiri toilet masjid
untuk menumpang mandi dan ganti baju yang kotor akibat kecebur sawah di pertengahan jalan tadi. Usai shalat maghrib
dan membaca beberapa ayat Al-Qur’an, kuambil posisi pojok masjid paling belakang
untuk sekedar merebahkan tubuh dan mengistirahatkannya sejenak. Namun mungkin
karena saking lelahnya, aku jadi benar-benar
tertidur.












