Selasa, 04 Desember 2012

Asa Yang Terburai 3


Asa yang terburai
Bag 3
oleh: Mahfudin Arsyad


            Perjalanan menuju rumah nenek di Jatibarang, tepatnya daerah Tenajar Lor, sudah makin dekat. Hari mulai gelap. Azan maghrib berkumandang. Kuhentikan motor Harleyku di halaman sebuah masjid yang berada di daerah Widasari Pasar Jatibarang. Kuhampiri toilet masjid untuk menumpang mandi dan ganti baju yang kotor akibat kecebur sawah di pertengahan jalan tadi. Usai shalat maghrib dan membaca beberapa ayat Al-Qur’an, kuambil posisi pojok masjid paling belakang untuk sekedar merebahkan tubuh dan mengistirahatkannya sejenak. Namun mungkin karena saking lelahnya, aku jadi benar-benar tertidur.

Asa Yang Terburai 2


Asa yang terburai
Bagian dua
oleh: Mahfudin Arsyad


                Sebetulnya berat hatiku untuk meninggalkan Ardi dalam keadaan begitu. Namun apa boleh dikata, ini bukan hak-ku untuk mencampuri kehidupan orang lain. Apalagi ada keganjilan yang kurasa pada diri pak RT dan ibu setengah baya itu tentang kehidupan Ardi. Tapi... ah, itu bukan urusanku.
                Kumasukkan kunci Harley-ku pada tempatnya. Namun tiba-tiba, seperti teringat akan sesuatu. Aku diam sejenak. Rasanya aku pernah melihat wajah pak RT itu sebelumnya. Sebentar….! Yap, aku ingat! Ingat sekali. Bahkan teramat jelas.

Asa Yang Terburai 1

Asa Yang Terburai
bag. 1
Oleh ; Mahfudin Arsyad



            Liburan panjang kenaikan nabiyullah Isa al-Masih tanggal 17 Mei 2012 lalu, memberikan kesempatan buatku untuk menikmati kembali Harley Davidson yang telah lama tergeletak di garasi samping rumahku. Bayangkan, dari sejak kubeli tiga tahun yang lalu, baru tiga atau empat kali saja kugunakan. Maklum, kesibukanku mendirikan sekaligus mengasuh beberapa pesantren, sangat menyita waktu. Aku berinisiatif untuk meminta izin kepada istri dan anak-anakku untuk berkunjung ke rumah nenek di daerah Jatibarang, Indramayu.

Kamis, 29 November 2012

fasilitas asrama










koperasi Putri
gedung ENGLAND
gedung HONGKONG
Masjid Al-Irsyad




gedung JERMAN
gedung KOREA
gedung YUNANI


koperasi Putra
Dapur Umum
gedung ENGLAND

Gedung FRANCIS


Wisma TAMU
Ruang tunggu wali santri
lapangan Bola
Lapangan Volly





selilit sekh Konidin


Penyesalan seorang kiyai
Mas emha ainun nadjib atau yang biasa kita kenal dengan cak nun, pernah bercerita tentang seorang kiyai yang ahli ibadah. Dimana ibadahnya membuat gentar hampir seluruh malaikat. Kedekatannya dengan Allah sudah melebihi takaran manusia pada umumnya, bahkan banyak malaikat sudah menobatkan kiyai itu sebagai penghuni syurga kelas paling elit. Suatu ketika kiyai tersebut dipinta untuk memimpin tahlil dikampung sebelah. Ketika beliau memberikan tausiyah, seluruh jemaah menangis takut akan neraka dan tertawa bergembira akan syurga. Do’a yang beliau panjatkan membuat bulu kuduk merinding. Terkesan begitu anggunnya kiyai dalam memahami agama.

Jumat, 16 November 2012

pojokan Syurga


Pojokan syurga
Bagaimana saat anda sedang jatuh cinta. Bagaimana pula saat anda kasmaran dilanda asmara. Apa keinginan anda. Bagaimana saat kekasih atau orang yg anda cinta menentukan waktu perjumpaan dengan anda.  Sebelum anda coba untuk menjawab, saya ingin terlebih dahulu anda membayangkan perasaan itu. Usah cepat ingin menyelesaikan baca tulisan ini. Karena saya ingin mengajak anda mengembara tuk kembali menikmati cinta yg barangkali telah bersembunyi dibalik kesibukan anda dalam ramainya dunia ini.

Selasa, 13 November 2012

oleh oleh dari tanah suci

Oleh oleh dari tanah suci

Dilantai tiga masjidil haram, kuberdiri bersandar dipagar teras masjid menatap sekian banyak orang bertawaf mengelilingi ka'bah. Fikiranku kosong, namun mataku jeli memperhatikan setiap gelagat manusia yg berlomba dan saling berebut menyentuh hajar aswad. Hampir satu jam ku perhatikan tingkah ribuan manusia dari atas sana, namun tak satupun yg dapat mendekat apalagi dapat menciumnya, karena mereka saling desak dan saling dorong. Ditambah lagi beberapa orang polisi ikut menjaga batu hitam tersebut.