Sabtu, 20 April 2013

Sedekah yang Aneh


Awalnya ‘bermain’ saham hanya pekerjaan sambilanku saja. Tapi rupanya setelah kugeluti beberapa tahun, rupanya menarik juga untuk ku jadikan sebagai pekerjaan pokok disamping mengurus beberapa perusahaan yang kudirikan sebelumnya. Pada tahun 2012, sahamku anjlok parah.kerugianku mencapai miliaran rupiah. Namun karena aku terlanjur cinta dengan aktivitasku di bursa efek Jakarta, maka ku jual beberapa asset, termasuk perusaha’anku untuk sekedar menambah modal sahamku. Namun bukannya untung yang kudapat. Sudah perusaha’anku ludes, mobil dan semua tabunganku lenyap, nominal saham yang kupunyapun hanya tinggal hitungan ratusan juta saja.

sedekah suami


“Sekh, dahulu panjengan pernah sendiko bahwa jika masih ada orang yang rambutnya gimbal, acak acakan dan tidak ter-urus, maka, itu bukan salah tukang cukur, apalagi menganggap tukang cukur tidak ada. Itu salah dia sendiri, kenapa ndak mau datang ketukang cukur. Padahal kalau ia mau datang dan meminta tolong tukang cukur, maka rambutnya pasti akan dirapikan dan penampilannya akan dibuat sebaik mungkin.” Ujar kisemprul kepada gurunya yang sedang menghitung recehan koin uang sedekah dari kotak amal.
“hemmm….” Ujar sekh singkat sambil terus mengulum sebatang rokok dibibirnya.

Selasa, 04 Desember 2012

Asa Yang Terburai 4


Asa yang terburai
Bag empat
oleh; Mahfudin Arsyad
                Selesai melaksanakan shalat isya berjama’ah. Aku bersiap untuk melanjutkan perjalananku yang tidak seberapa jauh lagi. Kukenakan jaket kulit hitam dan helm dan mulai menstater motor harleyku.
                Brummm…. Brummmm….”
                Hidup memang begitu, tidak selalu sesuai dengan apa yang dikehendaki manusia, sebab kehendak selalu terwujud dari sesuatu yang berputar dalam otak manusia. Orientasi berfikir seseorang menentukan kehendaknya. Maka, ilmu sangat berperan dalam menentukan kehendak. Sedangkan keilmuan manusia sangat terbatas, apalagi jika dibandingkan dengan ilmu Allah.
Inilah sebabnya, kehendak manusia tidak akan terlaksana jika tidak sesuai dengan kehendak Allah. Sebab barangkali apa yang dikehendaki oleh manusia, (karena keterbatasan ilmunya itu), jika sampai terkabul hanya akan membuat dirinya menderita.