Awalnya ‘bermain’ saham hanya pekerjaan sambilanku saja.
Tapi rupanya setelah kugeluti beberapa tahun, rupanya menarik juga untuk ku
jadikan sebagai pekerjaan pokok disamping mengurus beberapa perusahaan yang
kudirikan sebelumnya. Pada tahun 2012, sahamku anjlok parah.kerugianku mencapai
miliaran rupiah. Namun karena aku terlanjur cinta dengan aktivitasku di bursa
efek Jakarta, maka ku jual beberapa asset, termasuk perusaha’anku untuk sekedar
menambah modal sahamku. Namun bukannya untung yang kudapat. Sudah perusaha’anku
ludes, mobil dan semua tabunganku lenyap, nominal saham yang kupunyapun hanya
tinggal hitungan ratusan juta saja.
Kp. Susukan Ds. Gunung Picung. Kec. Pamijahan. Bogor Barat. Daerah Wisata Gunung Bunder. SMS, Whatsapp 08129519093 Mandiri cab Bintaro Tangerang 164-000-2206789 a/n Yayasan Alirsyad
Sabtu, 20 April 2013
sedekah suami
“Sekh, dahulu panjengan pernah sendiko bahwa jika masih ada
orang yang rambutnya gimbal, acak acakan dan tidak ter-urus, maka, itu bukan
salah tukang cukur, apalagi menganggap tukang cukur tidak ada. Itu salah dia
sendiri, kenapa ndak mau datang ketukang cukur. Padahal kalau ia mau datang dan
meminta tolong tukang cukur, maka rambutnya pasti akan dirapikan dan
penampilannya akan dibuat sebaik mungkin.” Ujar kisemprul kepada gurunya yang
sedang menghitung recehan koin uang sedekah dari kotak amal.
“hemmm….” Ujar sekh singkat sambil terus mengulum sebatang
rokok dibibirnya.
Rabu, 19 Desember 2012
Jumat, 07 Desember 2012
extra kurikuler
Selasa, 04 Desember 2012
Asa Yang Terburai 4
Asa yang terburai
Bag empat
oleh; Mahfudin Arsyad
Selesai
melaksanakan shalat isya berjama’ah. Aku bersiap
untuk melanjutkan perjalananku yang tidak seberapa jauh lagi. Kukenakan jaket
kulit hitam dan helm dan mulai menstater motor harleyku.
“Brummm…. Brummmm….”
Hidup memang begitu, tidak
selalu sesuai dengan apa yang dikehendaki manusia, sebab kehendak selalu
terwujud dari sesuatu yang berputar dalam otak manusia. Orientasi berfikir seseorang menentukan
kehendaknya. Maka, ilmu sangat berperan dalam menentukan kehendak. Sedangkan
keilmuan manusia sangat terbatas, apalagi jika dibandingkan dengan ilmu Allah.
Inilah sebabnya, kehendak manusia tidak akan
terlaksana jika tidak sesuai dengan kehendak Allah. Sebab barangkali apa yang dikehendaki oleh
manusia, (karena keterbatasan ilmunya itu), jika sampai terkabul hanya akan
membuat dirinya menderita.
Langganan:
Postingan (Atom)












